Apakah Anda sering merasa ingin mengekspresikan kreativitas, namun bingung harus mulai dari mana? Mungkin Anda merasa tidak punya bakat menggambar, atau takut hasilnya tidak sesuai harapan? Jika ya, Anda berada di tempat yang tepat! Artikel ini akan memandu Anda secara mendalam tentang
Cara membuat doodle art simple
yang mudah diikuti, bahkan jika Anda seorang pemula sejati. Bersiaplah untuk melepaskan potensi kreatif Anda!
Doodle art, pada dasarnya, adalah seni mencoret-coret. Berasal dari kata “doodling” yang berarti membuat gambar atau pola tanpa tujuan tertentu saat pikiran sedang terfokus pada hal lain, seperti saat menelepon atau mendengarkan ceramah. Namun, kini doodle art telah berkembang menjadi bentuk seni yang ekspresif, seringkali abstrak, dan penuh karakter.
Konsep “simple” dalam doodle art berarti Anda tidak perlu khawatir tentang proporsi sempurna, bayangan realistis, atau teknik menggambar yang rumit. Fokus utamanya adalah pada pengulangan bentuk, garis, dan pola sederhana untuk menciptakan komposisi yang unik dan menarik. Ini adalah cara yang sangat menyenangkan untuk bersantai, melatih fokus, dan tentu saja, mengekspresikan diri tanpa tekanan.
Contents
- 1. Siapkan Mental dan Ide Awal: Kunci Utama Doodle Art Simple
- Jangan Takut Salah, Justru Itu Intinya
- Mencari Inspirasi Sederhana di Sekitar
- 2. Alat dan Bahan Sederhana yang Anda Butuhkan
- Kertas Apapun Baik Digunakan
- Pena atau Spidol Favorit Anda
- 3. Membangun Pola Dasar: Fondasi Doodle Art Anda
- Mulai dengan Bentuk Geometris
- Kombinasi Garis dan Kurva
- 4. Mengisi Ruang dan Menambah Detail Sederhana
- Pola Berulang di Dalam Bentuk
- Tekstur Melalui Garis dan Titik
- 5. Eksplorasi Variasi Garis dan Bentuk
- Ketebalan Garis yang Berbeda
- Bentuk Abstrak dan Organik
- 6. Pewarnaan (Opsional tapi Menarik)
- Gunakan Warna Terbatas
- Warna Sebagai Aksen atau Pengisi
- 7. Sentuhan Akhir dan Keberanian untuk Berhenti
- Tinjau Komposisi Keseluruhan
- Jangan Overthinking
- Tips Praktis Memulai Doodle Art Simple Anda
- FAQ Seputar Cara Membuat Doodle Art Simple
- Apakah saya harus jago menggambar untuk membuat doodle art?
- Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu doodle art?
- Alat apa saja yang wajib saya punya untuk memulai?
- Bagaimana cara menemukan ide untuk doodle art saya?
- Apakah doodle art bisa dijadikan penghasilan?
- Kesimpulan
1. Siapkan Mental dan Ide Awal: Kunci Utama Doodle Art Simple
Langkah pertama dalam
cara membuat doodle art simple
bukanlah tentang alat, melainkan tentang mentalitas. Buang jauh-jauh pikiran “Aku tidak bisa menggambar” atau “Nanti hasilnya jelek”. Doodle art adalah tentang proses dan kebebasan berekspresi.
Jangan Takut Salah, Justru Itu Intinya
Doodle art berkembang dari coretan tak sengaja. Jadi, tidak ada yang namanya “salah” di sini. Anggaplah setiap garis yang Anda buat adalah sebuah eksplorasi. Ini akan membantu Anda lebih berani bereksperimen dengan berbagai bentuk dan pola.
Mencari Inspirasi Sederhana di Sekitar
Ide bisa datang dari mana saja. Lihatlah pola pada taplak meja, tekstur dinding, bentuk awan, atau bahkan benda-benda kecil di meja Anda seperti klip kertas atau koin. Anda juga bisa memulai dengan huruf, angka, atau bentuk geometris dasar.
- Contoh Skenario: Bayangkan Anda sedang duduk di kafe. Perhatikan pola pada cangkir kopi, bentuk meja, atau motif di baju orang lewat. Ambil satu elemen sederhana, misalnya bentuk lingkaran dari cangkir, dan mulailah mengulanginya, memodifikasinya, atau mengisinya dengan pola-pola kecil.
2. Alat dan Bahan Sederhana yang Anda Butuhkan
Salah satu keindahan
doodle art simple
adalah Anda tidak perlu peralatan mahal atau khusus. Kemungkinan besar, Anda sudah memiliki semua yang dibutuhkan di rumah.
Kertas Apapun Baik Digunakan
Mulai dari buku catatan bekas, kertas HVS biasa, kertas coret-coretan, hingga jurnal kosong. Ukuran dan jenis kertas tidak menjadi masalah. Bahkan, kadang tekstur kertas yang tidak biasa bisa menambah karakter pada doodle Anda.
Pena atau Spidol Favorit Anda
Pulpen ballpoint biasa adalah alat terbaik untuk memulai. Anda juga bisa menggunakan spidol tipis (fine-liner), pensil mekanik, atau bahkan spidol permanen. Yang penting, pilih alat yang terasa nyaman di tangan Anda dan memiliki tinta yang mengalir lancar.
- Tips Pengalaman: Saya pribadi sering memulai dengan pulpen gel hitam 0.5mm karena memberikan garis yang tajam dan konsisten. Namun, kadang saya juga suka menggunakan spidol permanen kecil untuk memberi efek tebal pada area tertentu. Cobalah beberapa jenis dan temukan favorit Anda!
3. Membangun Pola Dasar: Fondasi Doodle Art Anda
Setelah mental siap dan alat tersedia, mari mulai
membuat doodle art simple
dengan membangun pola dasar. Ini adalah langkah kunci untuk mengisi ruang di atas kertas Anda.
Mulai dengan Bentuk Geometris
Lingkaran, kotak, segitiga, dan garis-garis adalah pondasi yang kuat. Anda bisa menggambar satu bentuk besar sebagai fokus utama, atau mengisi kertas dengan banyak bentuk kecil yang saling bertumpuk atau bersambungan.
- Contoh Praktis: Anda bisa memulai dengan menggambar beberapa kotak dengan ukuran berbeda secara acak di kertas. Kemudian, di dalam setiap kotak, Anda bisa menggambar lingkaran-lingkaran kecil, atau garis-garis silang.
Kombinasi Garis dan Kurva
Jangan ragu untuk memadukan garis lurus dan garis melengkung. Buat garis-garis zigzag, spiral, gelombang, atau garis putus-putus. Pengulangan pola-pola ini akan menciptakan tekstur visual yang menarik.
- Studi Kasus Singkat: Seorang seniman doodle pemula pernah kesulitan memulai. Saya menyarankannya untuk hanya mengisi kertas dengan garis-garis lengkung seperti bentuk awan atau sisik ikan secara berulang. Hasilnya? Meskipun sederhana, komposisinya terlihat sangat harmonis dan artistik.
4. Mengisi Ruang dan Menambah Detail Sederhana
Setelah pola dasar terbentuk, saatnya mengisi kekosongan dan menambahkan detail untuk membuat doodle Anda lebih hidup. Inilah bagian di mana Anda benar-benar bisa bermain.
Pola Berulang di Dalam Bentuk
Ambil salah satu bentuk yang sudah Anda gambar (misalnya, sebuah lingkaran). Isi bagian dalamnya dengan pola yang berbeda: titik-titik, garis-garis sejajar, kotak-kotak kecil, atau bahkan spiral mini. Ini akan memberi kedalaman pada karya Anda.
Tekstur Melalui Garis dan Titik
Gunakan titik-titik dengan kepadatan berbeda untuk menciptakan efek bayangan atau tekstur. Garis-garis pendek yang rapat bisa memberi kesan gelap, sementara garis yang jarang memberi kesan terang. Anda juga bisa membuat pola mirip sisik, bata, atau anyaman.
- Analogi: Anggap saja kanvas Anda adalah peta kosong yang perlu diisi dengan “kota-kota” kecil. Setiap kota punya ciri khasnya sendiri (pola berbeda). Beberapa kota padat dengan bangunan (garis rapat), yang lain lebih jarang penduduknya (titik-titik).
5. Eksplorasi Variasi Garis dan Bentuk
Untuk menghindari doodle yang monoton, penting untuk bereksplorasi dengan variasi. Ini akan menambah kekayaan visual pada karya Anda.
Ketebalan Garis yang Berbeda
Gunakan pena atau spidol dengan ketebalan berbeda. Garis tebal bisa digunakan untuk batas luar objek atau untuk menekankan area tertentu, sementara garis tipis untuk detail yang lebih halus. Jika hanya punya satu pena, Anda bisa menebalkan beberapa garis dengan mengulanginya beberapa kali.
Bentuk Abstrak dan Organik
Selain bentuk geometris, cobalah menggambar bentuk-bentuk organik yang tidak beraturan, seperti tetesan air, bentuk amuba, atau siluet daun. Gabungkan ini dengan bentuk geometris yang sudah ada untuk menciptakan kontras yang menarik.
- Tips Praktis: Coba buat beberapa “mata” atau “wajah” kecil yang tersembunyi di antara pola-pola Anda. Ini adalah ciri khas banyak doodle art dan bisa menambah sentuhan pribadi yang unik.
6. Pewarnaan (Opsional tapi Menarik)
Meskipun banyak doodle art yang memukau hanya dengan tinta hitam putih, menambahkan warna bisa memberikan dimensi dan suasana yang berbeda.
Gunakan Warna Terbatas
Untuk
doodle art simple
, tidak perlu palet warna yang rumit. Mulailah dengan 2-3 warna komplementer atau warna-warna yang Anda suka. Misalnya, hitam, abu-abu, dan satu warna cerah seperti kuning atau biru.
Warna Sebagai Aksen atau Pengisi
Anda bisa menggunakan warna untuk mengisi seluruh area di dalam sebuah bentuk, atau hanya sebagai aksen pada beberapa detail kecil. Pensil warna, spidol warna, atau bahkan stabilo bisa menjadi pilihan yang bagus.
- Contoh Penerapan: Setelah membuat doodle hitam putih yang padat, coba warnai hanya beberapa “kotak” atau “lingkaran” di dalamnya dengan warna kuning cerah. Ini akan membuat area tersebut menonjol dan memberi kesan pop pada doodle Anda.
7. Sentuhan Akhir dan Keberanian untuk Berhenti
Bagian terakhir dari
cara membuat doodle art simple
adalah mengetahui kapan harus berhenti dan berani menganggap karya Anda selesai.
Tinjau Komposisi Keseluruhan
Mundurlah sejenak dan lihat doodle Anda dari kejauhan. Apakah ada area yang terasa terlalu kosong? Atau justru terlalu padat? Anda bisa menambahkan beberapa detail kecil di area kosong atau menebalkan garis di area yang terlalu “ringan”.
Jangan Overthinking
Doodle art adalah tentang spontanitas. Terkadang, upaya untuk menyempurnakan setiap detail justru bisa menghilangkan esensi kesederhanaannya. Berhentilah saat Anda merasa puas dengan keseimbangan dan alur visualnya.
- Pengalaman Pribadi: Banyak seniman, termasuk saya, sering tergoda untuk terus menambahkan detail hingga akhirnya malah merusak keseimbangan. Belajar untuk mengatakan “cukup” adalah keterampilan penting dalam seni, terutama doodle art. Setiap karya adalah pelajaran, bukan ujian kesempurnaan.
Tips Praktis Memulai Doodle Art Simple Anda
Berikut adalah beberapa tips singkat untuk membantu Anda memulai perjalanan doodle art Anda:
- Mulai Kecil: Jangan langsung mencoba mengisi seluruh halaman besar. Mulailah dengan area kecil, seperti sudut buku catatan atau sticky note. Ini mengurangi tekanan dan membuat proses terasa lebih mudah.
- Latihan Rutin: Seperti keterampilan lainnya, semakin sering Anda berlatih, semakin nyaman dan terampil Anda akan menjadi. Bahkan 5-10 menit sehari bisa membuat perbedaan besar.
- Buat “Kamus” Pola Anda: Saat Anda menemukan pola atau bentuk yang Anda sukai, buatlah daftar atau “kamus” kecil di buku sketsa Anda. Ini akan menjadi sumber ide saat Anda kehabisan.
- Dengarkan Musik: Banyak orang menemukan bahwa mendengarkan musik saat menggambar doodle dapat membantu pikiran lebih rileks dan mengalir.
- Bagikan Karya Anda: Jangan takut untuk membagikan doodle Anda kepada teman atau di media sosial. Ini bukan hanya untuk mencari pujian, tetapi juga untuk mendapatkan sudut pandang baru dan membangun kepercayaan diri Anda.
FAQ Seputar Cara Membuat Doodle Art Simple
Apakah saya harus jago menggambar untuk membuat doodle art?
Sama sekali tidak! Doodle art justru sangat cocok untuk pemula atau mereka yang merasa tidak punya bakat menggambar. Fokusnya bukan pada realisme atau proporsi sempurna, melainkan pada pengulangan pola, bentuk sederhana, dan ekspresi pribadi.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu doodle art?
Waktu yang dibutuhkan sangat bervariasi. Sebuah doodle yang sangat sederhana bisa selesai dalam 5-10 menit, sementara doodle yang lebih kompleks dan detail bisa memakan waktu berjam-jam. Jangan terpaku pada durasi; nikmati prosesnya.
Alat apa saja yang wajib saya punya untuk memulai?
Hanya dua: kertas dan pulpen. Sebuah pulpen ballpoint biasa dan selembar kertas sudah cukup untuk Anda memulai. Seiring waktu, Anda bisa bereksperimen dengan spidol tipis, pensil warna, atau jenis kertas yang berbeda.
Bagaimana cara menemukan ide untuk doodle art saya?
Ide bisa datang dari mana saja! Perhatikan objek-objek di sekitar Anda, pola pada kain, bentuk awan, atau bahkan perasaan dan pikiran Anda. Anda juga bisa memulai dengan menggambar huruf, angka, atau bentuk geometris dasar lalu mengembangkannya. Kuncinya adalah observasi dan imajinasi bebas.
Apakah doodle art bisa dijadikan penghasilan?
Tentu saja! Banyak seniman doodle yang sukses menjual karya mereka, baik dalam bentuk print, desain kaos, ilustrasi buku, stiker, atau bahkan sebagai elemen dekorasi. Jika Anda konsisten dan mengembangkan gaya unik, doodle art bisa menjadi sumber pendapatan yang kreatif.
Kesimpulan
Memulai
cara membuat doodle art simple
adalah perjalanan yang menyenangkan dan membebaskan. Anda tidak memerlukan bakat khusus atau peralatan mahal, hanya kemauan untuk bereksperimen dan menikmati prosesnya.
Melalui pengulangan bentuk sederhana, garis, dan pola, Anda akan menemukan bahwa doodle art bukan hanya tentang menciptakan gambar yang indah, tetapi juga tentang relaksasi, melatih fokus, dan mengekspresikan diri secara autentik. Setiap coretan adalah langkah menuju eksplorasi kreativitas yang tak terbatas.
Jadi, tunggu apa lagi? Ambil pulpen pertama yang Anda temukan dan selembar kertas kosong. Biarkan tangan Anda bergerak bebas, dan mulailah menciptakan doodle art simple Anda sendiri hari ini. Anda akan terkejut dengan apa yang bisa Anda hasilkan!






